Bocorkan sisi gelap saat jadi anggota DPR, Angelina Sondakh akui sering terima suap berupa tas mewah

Brilio.net - Angelina Sondakh mantan anggota DPR RI dari fraksi Demokrat akhir-akhir ini menceritakan kehidupan terbarunya usai lepas dari penjara. Sebelumnya, Angelina sempat terjerat kasus korupsi pada tahun 2012 silam. Ia harus menjalani hukuman penjara selama 10 tahun. Dikabarkan, wanita yang juga dikenal sebagai aktris ini baru dinyatakan bebas pada April 2022.

Angelina sempat menceritakan pengalamannya selama menjadi politisi. Ia menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode berturut-turut yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Ceritanya disampaikan saat mendatangi sebuah acara di stasiun televisi.

Wanita yang kerap disapa Angie ini mengatakan bahwa ia sempat mengalami sisi gelap saat masih menjabat sebagai wakil rakyat. Dalam pengakuannya, banyak sekali mendapatkan hadiah-hadiah berupa tas mewah selama memiliki jabatan. Tas-tas tersebut biasanya berasal dari brand ternama.

foto: Instagram/@angelinasondakh09

"Jadi selama menjabat, dulu tuh banyak banget yang ngasih walau pun saya enggak minta," ujar perempuan yang biasa disapa Angie itu dilansir dari @obrolantiapwaktu_trans7 Rabu (19/6).

Angie mengaku bahwa hadiah itu kerap diterimanya saat diminta untuk mengesahkan sesuatu. Menurutnya, tas mewah dan hadiah lain biasanya digunakan untuk suap karena ada pihak yang membutuhkan tanda tangannya.

"Karena mungkin butuh tanda tangan saya, sebelum tanda tangan itu tas-tas udah pada datang, apalagi pas tanda tangan," ujarnya.

foto: Instagram/@angelinasondakh09

Karena diberi hadiah-hadiah dengan harga yang fantastis, Angie mengakui bahwa ia tidak pernah menolaknya. Ia sadar betul saat ini tengah menjalani pola hidup yang cukup hedon. Sayang baginya jika tidak menerima pemberian tersebut.

"Dan karena mungkin aku dulunya hedon, maaf ya jangan ditiru, orang ngasih diterima aja," tuturnya.

Pada akhirnya, ibu sambung dari Aaliyah Massaid itu menyadari bahwa orang yang meminta tanda tangannya pasti mendapatkan keuntungan sendiri. Hal ini membuatnya sadar bahwa yang dilakukannya merupakan praktik suap menyuap.

"Padahal kan sebenarnya kan orang datang untuk mendapatkan suatu kemanfaatkan tanda tanganku. Setelah itu baru sadar-sadarnya oh ini perbuatan yang sebenarnya suap," imbuh Angie.

Dalam acara tersebut, Angie juga berujar bahwa tak cuma tas saja yang ia terima. Namun banyak barang-barang dengan nilai fantastis lain. Hal itu terjadi apabila Angie lancar memberikan tanda tangan dan memuluskan sebuah proyek.

"Apalagi kalau misalnya tanda tangan lancar, nggak cuma tas yang datang," ujarnya sambil tertawa.

foto: Instagram/@obrolantiapwaktu_trans7

Pengakuannya ini lantas mengundang perhatian netizen. Banyak yang tentunya menyadari bahwa memang seperti itu praktik dalam politik Indonesia. Ungkapan Angie juga dinilai masih terjadi hingga saat ini.

"Ini sama aja kaya buka aib "politik" Ga sih. Hahahaha baguslah LANJUTKANNNN," kata akun @fitribunga2

"Pantas RUU perampasan aset masih diem2 bae...gak bergerak kemana2...," tulis akun @angielfian

"Padahal tdk usah dibahas Bu, itu sudah umum dari jaman dulu kalaaaaaa," komentar akun @mmyn110301

"Harta haram itu mudah didapat tapi juga mudah menguap sehingga tidak bakal puas alias ketagihan menumpuk dosa sampai akhirnya duarrr," ujar akun @adrian_0531