Kisah anak kos tulis surat izin numpang makan di hajatan, sikap terus terangnya bikin terenyuh

Brilio.net - Peliknya kehidupan tentu dirasakan oleh banyak orang dengan tingkatan berbeda-beda. Sebagai perantau, entah itu tujuannya untuk menempuh pendidikan, bekerja dan lainnya, membuat seseorang terkadang harus merasakan kehidupan yang tidak mudah. Berbeda jika berada di kampung halaman, dikelilingi keluarga besar dan dapat merasakan susah senang bersama. Mereka yang merantau harus berjuang sendiri dan mandiri dalam berbagai hal. Belum lagi jika keluarga di kampung terdesak ekonomi, mau tidak mau irit adalah solusi terbaik.

Ada cerita menarik yang belakangan ramai menjadi sorotan soal anak kos yang terpaksa harus numpang makan di pesta pernikahan. Meski awalnya curi-curi masuk ke acara kondangan, anak kos ini diketahui menyelipkan surat permohonan maaf karena sebagai tamu tidak diundang datang ke acara pernikahan tersebut dengan tujuan numpang makan.

Kisah ini diunggah pemilik akun Twitter @jogmfs yang kemudian mengundang haru banyak orang. Menurut informasi yang brilio.net himpun dari unggahan tersebut, anak kos itu menjelaskan alasannya curi-curi masuk ke acara nikahan tersebut lantaran tidak punya cukup uang untuk makan.

"Saya perantau dari desa. Saya tinggal ngekos. Saya tulang punggung keluarga. Keuangan saya sedang menipis," tulis anak kos tersebut.

Dia juga menjelaskan, kondisi keluarganya saat ini yang tengah terdesak ekonomi. Sehingga mau tidak mau dia harus berhemat agar keluarganya di kampung bisa makan.

makan resepsi tak diundang
Twitter/@jogmfs

"Saya harus berhemat agar keluarga saya di kampung bisa makan dan hidup layak," ungkapnya.

Melihat penggalan surat yang ditulisnya itu saja sudah mengundang haru. Bukan karena sekadar ingin makan gratis, dia memang benar-benar kepepet. Namun sopannya, anak kos ini jujur pada si pemilik hajatan.